Monday, 10 June 2013

Love or Lie (Bagian 2)

Leave a Comment


          Setibanya dibandara seoul. Disana sudah ada yang  menungguku seorang pria yang memakai kaos biasa dan celana jeans. Tidak bukan dan tidak lain itu adalah sahabat baik ku Kim Joo Won.
          “Hai Ji Eun, lama kita tidak bertemu kau semakin cantik saja. . .” Joo Won mulai mengodaku sambil seyum-senyum.
          “Emm. .tentu saja Aku makin cantik. Tidak sepertimu yang masih begitu saja” jawabku jahil.
          “Geezz. . .(astaga)” sambil menunjukan muka masam.
          “Ayo cepat kita ke apartement ku. Aku capek. .” ajaku pada Joo Won.

Joo Won adalah direktur utama disalah satu perkantoran di seoul. Walaupun masih muda tapi ia sudah menjadi direktur utama di salah satu perkantoran. Dia cukup tampan dan keren banyak cewek yang naksir  Joo Won tapi Joo Won tak pernah mebalas cina mereka semua.
Pagi harinya kami hanya berjalan –jalan disekitar apartement ku .siangnya Aku ikut ke perusahaannya Joo Won. Saat kami berdua sampai di depan loby kantor sudah ada beberapa bawahan Joo Won yang sudah menunggu di depan loby.
“Siang pak. . .” sapa seorang pria padanya. Joo Won hanya mengangguk (member salam ala Korea) saat di kantor Joo Won berubah menjadi orang yang bijaksana dan tegas. Ia bersikap seperti halnya seorang bos.
“Siapa nona cantik ini yang Anda bawa pak. .? Pacar Anda” Tanya pria itu sambil berbisik-bisik pada Joo Won. Joo Won hanya senyum menanggapi omongan pria itu. Mungkin karyawan di perusahaan ini belum pernah melihat presdir mereka membawa seorang wanita ke perusahaannya .
Saat akan memasuki lift, Aku merasa aneh melihat kelakuan para karyawan perusahaan yang berbisik –bisik sambil menatap ku aneh.
“Kau sedang melamunkan apa. .Ji Eun. .?” Tanya Joo Won
“Ehh. .tidak ada, Aku hanya merasa aneh melihat semua karyawan mu itu” sambil berjalan menuju lift.
Sesampainya di ruangan Joo Won Aku hanya bisa terkesima dengan dekorasi di ruangan Joo Won yang sangat indah banyak lukisan dan patung-patung kecil, tak lupa di balkon ruang kerja Joo Won sangatlah indah pemandanganya Aku bisa melihat jalan-jalan dan banyak perkantoran dan toko-toko dipinggir jalan.
“ Ji Eun, kebetulan setengah jam lagi Aku harus meeting. Kamu tak apa jika Aku tinggal sebentar saja. ?” terlihat wajah Joo Won yang merasa bersalah.
“ Tentu saja tidak apa-apa, Aku yang seharusnya minta maaf karena telah menganggu kejamu.” Jawabku.
“ Baiklah kau harus menunggu ku sampai meetingku selesai. Selama satu jam nanti kau boleh melakukan hal apapun. Jika kau memerlukan sesuatu kau tinggal minta saja pada sekretarisku.” Sahut Joo Won.
“Joo Won, bolehkah Aku berkeliling di kantormu ini? Aku mohon, bolehkan? Kalau Aku terus menunggumu disini, Akupasti akan jenuh. Jadi bolehkan Aku berkeliling iya..” tanyaku membujuk.
“Tentu saja kau boleh berkeliling sesuka mu, tapi jangan mengganggu karyawanku yang sedang bekerja iya, nanti selesi berkeliling kau harus datang kesini.” Jawab Joo Won.
Setelah Joo Won pergi Aku lantas mulai berkeliling melihat perusahaan Joo Won. Setelah Aku sampai dibagian kepegawaian.Disana ada seorang wanita yang memanggilku.” Maaf. . .selain karyawan kau dilarang masuk kekantor ini.” Tegas wanita itu.
“Ooh..maaf tapi Aku hanya ingin melihat –lihat perusahaan ini.katanya Aku boleh melihat sesukAku. Maafkan Aku kalu Aku mengganggu.”Ucapku sambil beranjak pergi.
Setelah itu Aku kembali ke ruang kerja Joo Won disana sudah ada Joo Won yang sedang menungguku.

(Bersambung...)

0 Komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah yang sopan.
Dilarang berkomentar berbau Spam, SARA, Promosi, atau hal hal negatif lainnya.