Thursday, 7 February 2013

Legenda Nabi Khidir Berumur Panjang

Leave a Comment

Bahwa Nabi Khidir itu berumur panjang dan masih hidup sekarang masih di yakini sebagian besar kaum muslimin pada umumnya, khususnya umat Islam tradisional Indonesia.

Kisah - kisah tentang Nabi Khidir terus menarik perhatian orang karena keunikannya. Berikut ini diturunkan kisah asal mula Nabi Khidir berumur panjang, walau semua itu tidak lepas dari kehendak Allah Swt.

Kisah ini di riwayatkan oleh Ats-Tsa'labi dari Imam Ali Radiyallahu'anhu.

Kisah ini bermula dari Raja Iskandar Zulkarnain yang di Barat di sebut The Great Alexander (Alexander yang agung). Beliau di segani dan di takuti orang di seluruh dunia pada zamannya. Walau demikian, posisi ini tidak menjadikan beliau sombong, beliau adalah seorang raja yang beriman dan bertakwa kepada Allah Swt. tahun 322 SM berjalan di atas bumi menuju tepi bumi (istilah ke tepi bumi ini disebut orang sebelum Columbus menemukan benua Amerika). Allah mewakilkan seorang malaikat bernama Rafa'il untuk mendampingi Raja Iskandar Zulkarnain.

Di tengah perjalanan mereka berbincang - bincang. raja Iskandar Zulkarnain berkata kepada malaikat Rafa'il: "Wahai malaikat Rafa'il, ceritakanlah kepadaku tentang ibadah para malaikat di langit."

Malaikat Rafa'il berkata: "Ibadah para malaikat di langit diantaranya ada yang berdiri tidak mengangkat kepalanya selamanya, ada juga yang bersujud tidak mengangkat kepalanya selamanya, dan ada pula yang ruku' tidak mengangkat kepalanya selamanya."

Mendengar keterangan ini, Raja Iskandar Zulkarnain tercenung. Dalam benaknya timbul keinginan untuk bisa melakukan hal yang sama seperti para malaikat itu, niatnya hanyalah satu: agar dapat beribadah kepada Allah.

"Alangkah senangnya seandainya aku hidup bertahun - tahun dalam beribadah kepada Allah."

"Sesungguhnya Allah telah menciptakan sumber air di bumi, namanya Ainul Hayat yang artinya Sumber Air Hidup, barangsiapa yang meminumnya seteguk, maka ia tidak akan mati sampai hari kiamat atau sehingga ia memohon kepada Allah agar supaya dimatikan."

"Apakah kau tahu tempat Ainul Hayat?"

"Bahwa sesungguhnya Ainul Hayat itu berada di bumi yang gelap."

Setelah Raja mendengar keterangan dari malaikat Rafa'il tentang Ainul Hayat, maka Raja segera mengumpulkan Alim Ulama pada zaman itu.

Raja bertanya kepada mereka tentang Ainul Hayat itu, tetapi mereka menjawab: "Kita tidak tahu kabarnya," namun seorang alim diantara mereka menjawab: "Sesungguhnya aku pernah membaca di dalam wasiatnya nabi Adam a.s., beliau berkata bahwa sesungguhnya Allah meletakkan Ainul Hayat itu di bumi yang gelap."

"Di manakah tempat bumi yang gelap itu?"

"Yaitu di tempat keluarnya matahari."

Kemudian Raja bersiap - siap untuk mendatangi tempat itu, lalu Raja bertanya kepada sahabatnya: "Kuda apa yang sangat tajam penglihatannya di waktu gelap?"

Para sahabatnya menjawab: "Yaitu kuda betina yang perawan." Kemudian Raja mengumpulkan 100 ekor kuda betina yang masih perawan - perawan, lalu Raja memilih diantara tentaranya yang sebanyak 6.000 orang dipilih yang cendekiawan dan ahli cambuk."

Diantara mereka adalah Nabi Khidir a.s., bahkan beliau menjabat sebagai Perdana Menteri.

Kemudian berjalanlah mereka dan Nabi Khidir a.s. berjalan di depan pasukannya. Setelah menempuh perjalanan jauh, maka mereka jumpai dalam perjalanan, bahwa tempat keluarnya matahari itu tepat pada arah kiblat.

Kemudian mereka tidak henti - hentinya menempuh perjalanan tersebut selama 12 tahun, sehingga sampai di tepi bumi yang gelap itu, ternyata gelapnya itu memancar seperti asap, buka seperti gelapnya waktu malam.

Kemudian seseorang yang sangat cendekiawan mencegah Raja masuk ke tempat gelap itu dan tentaranya berkata kepada Raja, "Wahai Raja, sesungguhnya raja - raja yang terdahulu tidak ada yang masuk ke tempat gelap ini, karena tempat yang gelap ini sangat berbahaya."

"Kita harus memasukinya, tidak boleh tidak!"

Kemudian, ketika Raja hendak masuk, maka mereka semua membiarkannya. Siapakah yang berani membantah perintah maharaja yang disegani dunia barat dan timur?

Kemudian Raja berkata kepada pasukannya, "Diamlah, tunggulah kalian ditempat ini selama 12 tahun, jika aku bisa datang pada kalian pada masa 12 tahun itu, maka kedatanganku dan menunggu kalian termasuk baik, dan jika aku tidak bisa datang sampai 12 tahun, maka pulanglah kembali ke negeri kalian."

Kemudian Raja bertanya kepada malaikat Rafa'il, "Apabila kita melewati tempat yang gelap ini, apakah kita dapat melihat kawan - kawan kita?"

"Tidak bisa kelihatan," jawab malaikat Rafa'il, "Akan tetapi aku akan memberimu sebuah mutiara, jika mutiara itu ke atas bumi, maka mutiara tersebut akan menjerit dengan suara yang keras, dengan demikian, kawan - kawan kalian yang tersesat di jalan dapat kembali kepada kalian."

Kemudian Raja Iskandar Zulkarnain masuk ke tempat tersebut di dampingi oleh Nabi Khidir a.s.

Di saat mereka berjalan, Allah memberi wahyu kepada Nabi Khidir a.s., "Bahwa sesungguhnya Ainul Hayat itu berada di sebelah kanan jurang dan Ainul Hayat ini Aku khususkan untuk kamu."

Setelah Nabi Khidir menerima wahyu tersebut, kemudian beliau berkata kepada sahabat - sahabatnya, "Berhentilah kalian di tempat kalian masing - masing dan janganlah kalian meninggalkan tempat ini sehingga aku datang kepada kalian."

Kemudian beliau berjalan menuju ke sebelah kanan jurang itu, maka di dapatilah oleh beliau sebuah Ainul Hayat yang dicarinya itu. Kemudian Nabi Khidir a.s. turun dari kudanya dan beliau langsung melepas pakaianya dan turun ke Ainul Hayat tersebut dan beliau terus mandi dan minum dari sumber air tersebut, maka di rasakan oleh beliau airnya lebih manis daripada madu.

Setelah beliau mandi dan minum dari Ainul Hayat tersebut, kemudian beliau keluar dari tempat tersebut untuk menemui Raja Iskandar Zulkarnain, sedangkan Raja tidak tahu apa yang telah terjadi pada Nabi Khidir a.s.

Demikianlah kisah asal mula Nabi Khidir berumur panjang. Bukti bahwa Nabi Khidir berumur panjang adalah dari adanya kisah - kisah yang menyebutkan bahwa beliau sudah ada sejak zaman Nabi Musa a.s.

Wallahu a'lamu.

0 Komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah yang sopan.
Dilarang berkomentar berbau Spam, SARA, Promosi, atau hal hal negatif lainnya.