Monday, 21 January 2013

Pak Professor 2

Leave a Comment
Ada seorang profesor berdiri di depan para mahasiswanya untuk memulai sebuah kuliah Filsafat.

Sebelum kelas di mulai, ia mengambil sebuah toples kosong dan mulai mengisinya dengan bola - bola pingpong sampai penuh. Dia bertanya kepada mahasiswanya apakah mereka sepakat bahwa toples tersebut telah penuh? Mereka sepakat menjawab penuh. Kemudian Profesor tersebut mengambil sekantung kerikil kecil dan menuangkannya ke dalam toples tersebut. Kerikil tersebut mengisi rongga - rongga di antara bola - bola tersebut. Ketika toples tersebut penuh, sang Profesor kembali bertanya kepada para mahasiswanya, apakah toples tersebut telah penuh? Mahasiswanya sepakat berkata penuh.


Selanjutnya sang Profesor mengambil sekotak pasir dan menuangkan serta mengguncang - guncangkannya ke dalam toples. Dan pasir pun mengisi rongga - rongga yang ada diantara bola dan kerikil tersebut sampai penuh. Dia bertanya lagi apakah toples tersebut telah penuh? Para mahasiswa menjawab dengan suara bulat "Ya".

Sang Profesor kemudian mengambil dua kaleng minuman soda dari bawah meja dan menuangkan isinya ke dalam toples, efektif mengisi ruang kosong diantara pasir. Para mahasiswa tertawa.

"Sekarang," kata sang profesor, seusai tawa mereda, "Saya ingin kalian memahami bahwa toples ini mewakili kehidupanmu. Bola - bola adalah hal - hal yang penting -- Keluarga Anda, anak Anda, kesehatan Anda, teman Anda, gairah favorit Anda -- yaitu hal - hal yang, jika segalanya hilang dan mereka tetap ada, hidup Anda akan tetap penuh. Kerikil adalah hal - hal yang lain yang penting, seperti pekerjaan Anda, rumah Anda, mobil Anda". "Pasir adalah segala sesuatu yang lain, hal - hal kecil. Jika Anda meletakkan pasir ke dalam toples lebih dahulu," ia melanjutkan, "Tidak ada ruang untuk kerikil dan bola - bola itu."

"Hal yang berlaku untuk hidup. Jika Anda menghabiskan seluruh waktu dan energi Anda untuk hal - hal kecil, Anda tidak akan memiliki ruang untuk hal - hal yang penting bagi Anda. Perhatikan hal - hal yang sangat penting untuk kebahagiaan Anda. Bermain dengan anak - anak Anda. Luangkan waktu untuk pergi ke dokter dan menjaga kesehatan. Mengajak pasangan Anda untuk keluar dan ber-rekreasi. Akan selalu ada waktu untuk membersihkan rumah dan memperbaiki tong sampah yang rusak. Jaga bola - bola pertama, hal - hal yang benar - benar penting. Tetapkan prioritas Anda. Sisanya hanyalah pasir."

Salah satu muridnya mengangkat tangan dan bertanya, "Dua kaleng soda itu menggambarkan apa?" Sang Profesor tersenyum, "Aku senang kau bertanya. Ini hanya untuk menunjukkan kepada Anda, tidak peduli seberapa penuh hidup Anda, selalu ada ruang untuk beberapa kaleng soda -- Ruang untuk rehat sejenak, untuk beribadah dan bersujud kepada Tuhan."

(Sumber: SPECTRA, 11 Januari 2013)

0 Komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah yang sopan.
Dilarang berkomentar berbau Spam, SARA, Promosi, atau hal hal negatif lainnya.