Saturday, 16 June 2012

Wonders of the Brain (Keajaiban Otak)

Leave a Comment
Sejak zaman Plato dan Hippocrates dari Yunani kuno, otak telah dilihat sebagai tempat kecerdasan dan jiwa. Seseorang yang tidak menyetujuinya adalah Aristoteles, yang percaya bahwa jiwa bersemayam di jantung. Penelitian-penelitian yang dilakukan pada binatang dengan benar menunjukkan bahwa otak yang hidup tidak seperti kulit atau organ lain, yaitu tidak dapat merasakan apa-apa. Aristoteles menyimpulkan bahwa otak tidak mungkin tempat kesadaran. Hirophilus dari Alexandria, lebih kurang 300 SM, melakukan beberapa penelitian tertulis pertama tentang otak manusia. Ia mengidentifikasikan bagian-bagian utama otak, seperti otak besar dan otak kecil. Ia juga mengembalikan organ ini ketempat yang mulia, yaitu sebagai tempat pemikiran dan kecerdasan.bagian besar anatomi otak diterbitkan pada masa Renaisans, dan struktur mikroskopik dasarnya pada tahun 1900-an. Keajaiban otak terletak pada cara 100 miliar saraf-sarafnya saling berhubungan melalui triliunan hubungan yang tidak tengkurap.


Otak Kiri dan Kanan
Pada saraf tulang belakang dan dasar otak saraf-saraf menyeberang dari kiri ke kanan. Ini berarti sisi kiri otak menerima rangsangan dalam bentuk sinyal-sinyal dari dan mengirim sinyal motorik ke sisi otak biasanya lebih dominan, dan ini berubungan dengan keterampilan tangan seseorang. Sisi kiri otak dominan pada mereka yang tangan kanannya aktif, dimana terdapat daerah Broca dan mereka yang kidal, daerah Broca biasanya terdapat di hemisfer kanan otak besar. Orang-orang kidal sering lebih menonjoldalam seni visual, music, kreatif, seperti ahli gitar music Jimi Hendrix (1942-1970), yang memegang gitar untuk yang bertangan kanan dengan terbalik.
Pusat-Pusat di Otak
Percobaan-percobaan pada binatang dan penelitian-penelitian pada manusia dengan penyakit-penyakit otak, telah mengungkapkan bahwa bagian-bagian tertentu otak mempunyai peran-peran spesifik. Sebidang kecil atau “pusat-pusat” korteks, yaitu lapisan luar hemisfer serebrum, merupakan darah utama pemrosesan berbagai fungsi seperti pendengaran, perabaan, bicara, penglihatan, dan gerakan.

0 Komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah yang sopan.
Dilarang berkomentar berbau Spam, SARA, Promosi, atau hal hal negatif lainnya.