Saturday, 16 June 2012

Al-Jabar

Leave a Comment

Dalam sistem-sistem penulisan seperti penulisan Yunani kuno, simbol-simbol pada lempengan-lempengan tanah liat digunakan untuk mencatat data-data dalam bentuk bilangan. Sekarang, bidang-bidang arsitek dan teknik-teknik perencanaan bangunaan menggunakan persamaan-persamaan aljabar yang rumit pada saat mendesain sebuah bangunan, dan keduaanya menggunakan persamaan-persamaan aljabar untuk merencanakan struktur bangunan dan menghitung tekanan yang akan dialami bangunan tersebut.
Aljabar adalah ilmu matematika yang dapat mempermudah masalah-masalah yang sulit dengan menggunakan huruf-huruf untuk mewakili bilangan yang belum diketahui dalam perhitungannya.

 
Aljabar juga merupakan basis ekspresi matematis bagi kebanyakan rumus-rumus ilmiah. Hal-hal yang tidak diketahui seperti banyaknya bahan bakar minyak yang dibutuhkan sebuah bus dalam tiap minggu, waktu yang diperlukan untuk menempuh suatu jarak tertentu, atau banyaknya makanan ternak yang dibutuhkan tiap minggu, dapat dicari menggunakan aljabar. Misalnya, jika sebuah bus menghabiskan y liter solar minggu dan bis itu menghabiskan x liter solar tiap hari, maka hubungan antara x dan y pada keterangan itu secara aljabar dapat dinyatakan dengan rumus y=7x (1 minggu = 7 hari)

0 Komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah yang sopan.
Dilarang berkomentar berbau Spam, SARA, Promosi, atau hal hal negatif lainnya.